Artikel Terbaru
Showing posts with label diabetes mellitus. Show all posts
Showing posts with label diabetes mellitus. Show all posts

Klasifikasi Diabetes Mellitus

Mengenali Diabetes Mellitus

Diabetes mellitus sering juga disebut dengan nama penyakit gula. Hal ini karena meningkatnya kadar gula darah si pasien penderita diabetes akibat hormon insulin dalam tubuhnya yang tidak berfungsi.

Gejala Diabetes Mellitus

Gejala diabetes mellitus atau penyakit gula ini terlihat dari sikap penderita yang terlihat seringkali buang air kecil atau kencing. Sehingga penyakit diabetes juga disebut penyakit kencing manis. Gejalanya yang lain adalah dari timbulnya keinginan untuk banyak makan karena merasa sering lapar. Mulut juga rasanya kering dan sering haus sehingga pasien penderita diabetes banyak minum.

Tubuh penderita diabetes mellitus juga memperlihatkan reaksi gampang lelah dan seringkali merasa sesak napas. Demikian tanda-tanda awal dari penderita diabetes walau kadang tidak banyak orang yang menyadari bahwa diri mereka menderita penyakit diabetes sebelum akhirnya menjadi kronis dan berlarut-larut.

Klasifikasi Diabetes Mellitus

Berikut data klasifikasi diabetes mellitus yang dikeluarkan oleh Perkumpulan Endokrinologi Indonesia atau PERKENI:

1. Diabetes Mellitus tipe 1
Adalah jenis penyakit diabetes mellitus yang diakibatkan oleh kerusakan sel penghasil insulin pada pankreas. Kerusakan ini pada umumnya menjurus ke arah kekurangan insulin mutlak atau absolut yang disebabkan oleh idiopatik dan auto imun.

2. Diabetes Mellitus tipe 2
Penyakit diabetes mellitus tipe 2 ini penyebabnya tidak hanya satu. Salah satunya terutama adalah akibat resistensi insulin yaitu banyaknya jumlah insulin tapi tidak dapat berfungsi. Bisa juga karena kekurangan insulin atau karena gangguan sekresi atau produksi insulin.

3. Diabetes Mellitus Gestasional
Diabetes Mellitus Gestasional ini adalah kondisi diabetes yang bersifat temporer atau sementara. Kondisi ini biasanya dialami oleh para wanita yang sedang dalam kondisi kehamilan.

4. Diabetes Mellitus tipe lain yang disebabkan oleh bermacam mis defek atau cacat genetik. Seperti cacat genetik fungsi sel pada pankreas, cacat genetik kerja insulin, infeksi, pankreatitis, dan pengaruh obat atau bahan kimia.

Obat Tradisional Diabetes Mellitus

Secara umum, diabetes mellitus didefinisikan oleh medis sebagai gangguan metabolisme. Perbandingan kadar gula darah pada tubuh manusia berada di atas batas angka normal dan gula darah tersebut tidak bisa dipakai oleh tubuh sebagai energi. Proses metabolisme perombakan glukosa darah ini melibatkan bantuan insulin. Pada tubuh yang sehat, jumlah insulin ini cukup untuk melakukan perombakan.

Gula darah tidak berefek negatif pada jaringan tubuh. Lain halnya, apabila insulin tidak bisa menjalankan fungsinya terhadap gula darah ini. Dosis yang tinggi dari gula darah dapat menyebabkan ketosis (keracunan di dalam sirkulasi darah karena proses perombakan glukosa yang gagal). Penanganan medis dasar yang standar yaitu mengubah gaya hidup sesuai dengan kondisi tubuh.

Konsumsilah makanan yang terkontrol dengan takaran yang pas sesuai kebutuhan tubuh. Asupan makanan yang sehat dapat berfungsi juga sebagai obat herbal diabetes yang mudah dan murah. Selain itu, olah gerak tubuh untuk mengaktifkan kembali sensitifitas organ dan jaringan tubuh yang berhubungan dengan diabetes mellitus.

Insulin Dependent Diabetes Mellitus (IDDM)

Diabetes yang disebabkan ketidakseimbangan perbandingan jumlah insulin di dalam peredaran darah di atas disebut insulin dependent diabetes mellitus (IDDM). Ketidakseimbangan rasio tersebut sebagai akibat hilangnya sel beta penghasil insulin pada pulau-pulau Langerhans di dalam pankreas. Sel beta penghasil insulin hilang disebabkan oleh respon yang keliru pada reaksi autoimunitas.

Pasalnya, respon autoimunitas malah menghancurkan sel beta di dalam pankreas. Autoimun tersebut terjadi karena adanya infeksi di dalam tubuh. Injeksi insulin ke dalam tubuh manusia mutlak dilakukan. Tambahan obat herbal pendamping yang berfungsi sebagai penguat sistem kekebalan tubuh perlu diberikan kepada penderita.

Obat herbal diabetes ini mengandung senyawa antioksidan, vitamin dan mineral. Pemberian dosis yang tepat akan memberikan efek positif bagi kesehatan. IDDM dapat menyerang manusia di segala usia. Serangannya tidak begitu tampak secara jelas. Monitoring tubuh pada taraf awal sulit mendeteksi adanya gangguan metabolisme ini.

Tingkat kesehatan dan bobot tubuh tampak baik dan normal. Respon tubuh terhadap insulin terlihat normal. Oleh karena itu, tipe diabetes ini dapat terjadi secara spontan. Kadar gula darah di atas 200 mg/dl akan mengakibatkan respon tubuh menunjukkan rasa tidak nyaman. Frekuensi buang air kecil tinggi sehingga dapat terjadi dehidrasi.

Kadar gula darah di atas kadar tersebut dapat mengakibatkan reaksi ketoasidosis yang akut. Hal itu dapat berakibat fatal bagi tubuh yang ditandai dengan kehilangan kesadaran. Diet sehat yang berbahan raw food dapat sebagai alaternatif obat herbal diabetes untuk kasus penyakit kencing gula ini.

Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus (NIDDM)

Berkebalikan dengan IDDM yang pengobatannya bergantung pada asupan insulin, NIDDM (non insulin dependent diabetes mellitus) merupakan penyakit gula darah yang disebabkan oleh kelainan dan perubahan spontan pada gen. Mutasi gen ini mengakibatkan disfungsi sel beta dan terganggunya sekresi hormon insulin. Selain itu mutasi gen juga berakibat penolakan sel terhadap insulin karena tidak sensitifnya organ hati, gangguan penyerapan glukosa oleh otot lurik yang berakibat pada peningkatan sekresi gula darah di dalam organ hati.

Penjagaan terhadap fungsi organ hati merupakan cara yang terbaik untuk terapi pengobatan. Organ hati berfungsi untuk merombak zat racun hasil dari metabolisme tubuh. Perombakan zat racun tersebut menjadi senyawa organik yang dibutuhkan kembali oleh tubuh perlu sistem kerja organ hati yang baik. Sebagai pendukung fungsi sistem kerja tersebut, asupan obat herbal yang memperkuat fungsi organ hati tersebut dapat diberikan kepada penderita kencing manis.

Sebagai obat alternatif dengan rujukan dan saran dokter, obat herbal diabetes dapat membantu peningkatan kesehatan penderita kencing manis. Diet yang sesuai dan olah raga teratur sangat disarankan selama proses terapi dan pengobatan. Gejala awal NIDDM yaitu tingkat kepekaan insulin terbilang rendah untuk melakukan reaksi terhadap glukosa.

Hal tersebut dapat diukur dari tingginya kadar insulin di dalam sirkulasi darah. Cara penanganan dalam keadaan seperti ini yaitu dengan pemberian obat anti diabetes. Tujuannya, agar respon kepekaan insulin meningkat atau menekan produksi gula di hati. Pengobatan alternatif dengan obat herbal diabetes yang menjaga fungsi hati dapat diberikan secara rutin dengan pengawasan dokter.

Obat herbal diabetes yang mengandung flavonoid dapat digunakan dalam terapi pengobatan. Manfaat yang dapat diambil antara lain: peningkatan senyawa protein yang dapat merangsang sensitifitas fungsi hat dan insulin di dalam sirkulasi darah. Selain dapat mereduksi reaksi oksidasi terhadap senyawa turunan karbohidrat.

Selain terapi dengan pemberian obat herbal diabetes, penderita harus bersedia melakukan aktifitas fisik, asupan makanan yang terkontrol dan terkendali. Aktifitas puasa untuk mengurangi bobot tubuh dapat juga dilakukan dengan pengawasan dokter. Gejala umum penderita diabetes mellitus antara lain: sering buang air kecil, haus, lapar, bobot badan yang terus turun.

Penderita IDDM yang berada pada taraf kritis bisa terjadi ketoasidosis. Pada tahap awal serangan terjadi, penderita merasa haus, sering kencing, mual, muntah, lelah dan nyeri perut. Ph darah bersifat asam. Jika kadar asam ini meningkat dengan tajam dapat mengakibatkan si penderita mengalami koma.

Oleh karena itu, penderita IDDM mutlak diberi injeksi insulin. Saat ini terdapat obat herbal diabetes yang berbahan dasar non-karbohidrat yang bersifat asam dengan rasa manis. Lidah penderita dapat merasakan rasa manis karena adanya anomali polarisasi persenyawaan. Obat herbal diabetes dapat dibedakan dari asal bahan dasarnya yaitu ekstrak dari daun, buah, kulit tumbuhan dan simplisia.

Herbal pada umumnya memiliki konsentrasi antioksidan yang tinggi, karbohidrat kompleks, serat, vitamin dan mineral. Asupan bahan herbal ke tubuh secara teratur dapat meningkatkan sirkulasi darah, sistem kekebalan tubuh. Antioksidan berupa senyawa organik dapat bereaksi dengan radikal bebas.

Radikal-radikal bebas yang bersifat racun tersebut tidak bereaksi dengan senyawa organik yang berguna bagi tubuh. Dengan demikian, sel-sel tubuh tidak mengalami kerusakan. Peran obat herbal diabetes mendampingi obat-obatan diabetes yang sudah terbukti secara uji klinis. Obat-obatan diabetes mellitus yang sudah teruji klinis antara lain: Exenatide, Daplagliflozin, Agonis PPAR.

Pengobatan dengan menciptakan pankreas buatan dan pencangkokan sel beta terus-menerus dikembangkan. Mekanisme kerja pengobatan diabetes mellitus antara lain: insulin sencitizer, secretagogues dan mekanisme yang mencegah penyerapan glukosa yang berasal dari makanan. Ekstrak daun sebagai salah satu bahan dasar obat herbal diabetes antara lain daun stevia.

Daun stevia berasa manis dengan kandungan kalori yang sangat rendah. Program diet bagi penderita diabetes sangat dianjurkan. Daun stevia mengandung senyawa anti-hiperglikemia, anti hipertensia, anti tumor, anti diare dan imunomodulator. Asupan daun stevia ke dalam tubuh dapat meningkatkan sensitifitas insulin sehingga dapat merombak glukosa di dalam darah.

sambiloto
Ekstrak buah yang dapat dijadikan sebagai bahan dasar obat herbal diabetes yaitu buah manggis (perikarp). Kulit buah manggis mengandung xanthones yaitu senyawa organik sejenis antioksidan yang banyak terkandung di perikarp buah manggis. Xanthone ini dapat membuat sensitifitas insulin meningkat dan mengurangi resistensi insulin.

Simplisia sebagai obat herbal diabetes diantaranya yaitu sambiloto. Simplisia sambiloto mengandung andrografolida sebagai antidiabetes. Senyawa organik ini dapat menekan pembentukan glukosa dalam darah menjadi asam laktat. Sebagai peredam stress bagi penderita diabetes, minum rebusan simplisia sambiloto dapat dilakukan.

Diabetes Mellitus

Apakah anda pernah mendengar penyakit diabetes mellitus? Penyakit ini sangat berbahaya sekali bahkan dapat menyerang semua umur walaupun mayoritasnya menyerang kaum lansia. Di masyarakat indonesia sendiri penyakit ini sudah cukup terkenal karena keganasannya dan sudah banyak sekali penderitanya. Secara sederhana penyakit diabetes mellitus dapat diartikan suatu penyakit gangguan kesehatan di mana kadar gula dalam darah seseorang menjadi tinggi karena gula dalam darah tidak dapat digunakan oleh tubuh secara maksimal.  Penyebab utama penyakit ini adalah dikarenakan kinerja organ pankreas yang sudah tidak dapat menghasilkan insulin yang cukup untuk menyerap gula yang dihasilkan dari makanan, sehingga menyebabkan kadar gula didalam darah tinggi.

Sekilas Tentang Diabetes Mellitus

Sebenarnya penyakit diabetes mellitus di bagi menjadi 2 tipe:
  • Penyakit diabetes mellitus tipe 1
Diabetes mellitus tipe 1 (insulin-dependent diabetes mellitus, IDDM) Miabetes Mellitus yang bergantung pada insulin jenis diabetes ini disebabkan oleh ketidakmampuan organ pankreas dalam menghasilkan insulin hal ini dikarenakan adanya kelainan dalam sistem imun tubuh sehingga menyebabkan rusaknya sel-sel yang menghasilkan insulin. Dalam sebuah penelitian diketahui bahwa kebanyakan penderita diabetes mellitus tipe 1 ini adalah masyarakat dibawah umur 30 tahun. Faktor penyebab utama diabetes mellitus tipe 1 diantaranya  disebabkan oleh faktor keturunan / genetika, autoimunitas ( tubuh alergi terhadap salah satu jaringan / selnya sendiri, dalam hal ini yang terkait dengan pankreas).
  • Penyakit diabetes mellitus Tipe 2
Penyakit Diabetes Millitus tipe 2 (non-insulin-dependent diabetes mellitus, NIDDM) apabila tipe kedua ini terjadi akibat tidak mencukupinya insulin yang dihasilkan oleh pankreas untuk menyerap gula yang ada dalam darah. Umumnya terjadi karena pola makan yang tidak sehat, dan kurang aktifitas olah raga. Sehingga penyakit diabetes tipe kedua masih bisa dicegah dengan merubah pola hidup

Beberapa Bahaya Diabetes Mellitus
  1. Terjadinya komplikasi jangka panjang
  2. Diabetes ini akan menyebabkan komplikasi jangka panjang seperti serangan jantung, stroke, kebutaan akibat glukoma, penyakit ginjal, dan luka yang tidak dapat sembuh hingga infeksi sehingga harus diamputasi. Bahkan dapat menyebabkan kematian. Komplikasi-komplikasi ini disebabkan oleh kerusakan pembuluh darah, kerusakan saraf, dan ketidak sanggupan tubuh melawan infeksi. Namun, tidak semua penderita diabetes mengalami masalah-masalah jangka panjang ini. 
  3. Hipoglikemia
  4. Salah satu bahaya diabetes mellitus ini adalah penderita diabetes mellitus atau kencing manis ini dapat pula secara tiba-tiba mengalami gula darah yang sangat rendah di bawah ambang normal yang disebut hipoglikemia. Ini juga sangat berbahaya karena dapat membuat penderitanya gemetar, berkeringat, lelah, lapar, gampang tersinggung, atau bingung atau detak jantung cepat sekali, pandangan kabur, nyeri kepala, tubuh kebas, atau kesemutan di sekitar mulut dan bibir. Bahkan bisa kejang-kejang atau pingsan. Sering kali, menu makanan yang tepat dan waktu makan yang teratur dapat mencegah timbulnya problem-problem itu. Mengkonsumsi glukosa, misalnya sari buah atau tablet glukosa, dapat menaikkan kembali kadar gula darah ke tingkat yang lebih aman hingga makanan lain dapat dikonsumsi.
  5. Ketoasidosis
  6. Ketoasidosis ini merupakan keadaan dimana terjadi gangguan dalam tubuh sehingga glukosa tidak dapat diolah dengan baik oleh tubuh, maka lemak dan protein dalam tubuh dimanfaatkan oleh tubuh untuk dijadikan energi. Namun saat tubuh membakar lemak, terbentuklah sisa pembakaran yang disebut keton. Keton menumpuk dalam darah dan mengalir ke dalam air seni. Karena keton ini lebih asam daripada jaringan tubuh yang sehat, kadar keton yang tinggi dalam darah dapat menyebabkan terjadinya kondisi serius yang disebut ketoasidosis. Gejala awal dari ketoasidosis diabetikum adalah rasa haus dan sering kencing, mual, muntah, lelah dan nyeri perut (terutama pada anak-anak). Pernafasan menjadi dalam dan cepat karena tubuh berusaha untuk memperbaiki keasaman darah. Bau nafas penderita tercium seperti bau aseton. Ketoasidosis diabetikum bisa berkembang menjadi koma, kadang dalam waktu hanya beberapa jam.

© 2013 The dark anco. All rights reserved.
Powered by Ancorez